Cari Blog Ini
Home > Motivasi > Cara Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi
Cara Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi
Posted on Rabu, 03 Maret 2010 by Berkah Idi Rayeuk
Dunia kerja, sebagai salah satu institusi yang banyak 'merebut' waktu kita, bukan hanya tempat bekerja, tapi juga tempat bersosialiasi. Oleh sebab itu, selain meningkatkan keahlian teknis dan profesional, kemampuan bersosialisasi pun perlu ditingkatkan. Apa pun bidang pekerjaan Anda, meskipun bukan di bagian kehumasan, sosialiasi tetap harus dilakukan, sebagai bagian dari interaksi dengan orang lain.
Prinsip dasar bersosialiasi adalah bagaimana orang bisa mengenal Anda, dan menyukai Anda. Tak ada seorang pun senang pada rekan kerja yang memelototi layar komputer seharian. Tapi, tak ada seorang pun yang suka bila ada rekan yang terlalu sibuk bergosipria seolah tak punya kerjaan, atau sibuk mengomentari dan mengkritik ini itu sehingga dijuluki public enemy. Karena itu, sosialisasi amat tergantung kemampuan Anda menarik-ulur semua interaksi itu.
1. Bicara dengan jelas
Kemampuan berkomunikasi akan berdampak pada bagaimana orang-orang akan memperlakukan Anda. Mereka yang periang biasanya banyak teman, karena ia tahu bagaimana membangun pembicaraan.
2. Punya sesuatu untuk dikatakan
Jangan berpikir bahwa hanya karena Anda berbicara, orang lain pasti mendengarkan. Pastikan bahwa komentar Anda memang ada 'isinya'. Jangan cuma jadi 'ember bocor'.
3. Penuh pengertian
Setiap orang punya latar belakang yang berbeda. Jadi, pembicaraan awal biasanya tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai orang lain. Anda bisa saja tidak setuju dengan rekan kerja, tapi masih bisa bekerja sama secara produktif.
4. Pengaruhi orang lain
Dengan pendapat dan opini yang bermutu, Anda telah memberikan 'warna' dalam bersosialisasi. Hal ini akan mempengaruhi orang lain dan mereka akan menyukai Anda.
5. Selesaikan setiap masalah
Konflik tidak selalu jelek. Setiap argumentasi bisa dijadikan bahan untuk solusi. Kalau Anda bisa, lakukanlah.
6. Tetap berkepala dingin
Hati boleh panas, kepala harus tetap dingin, sudah biasa terdengar. Jadi, kalau Anda melihat ada orang yang memang senang cari gara-gara, mendingan jauhi saja dia.
7. Jangan takut untuk berubah
Ada orang yang begitu keras kepala sampai ia tak mau berubah meskipun perubahan itu baik. Jangan sampai begitu.
8. Tidak ada "saya" dalam tim
Banyak orang gemar membawa egonya dalam suatu team work. Semoga Anda bukan salah satunya. Jangan pernah lupa untuk memuji pekerjaan orang lain, mereka akan melakukan hal yang sama.
9. Berdirilah di tengah-tengah
Memang agak sulit, apa lagi kalau Anda terlibat langsung. Tapi, paling tidak, Anda punya pendapat yang jernih bila ada suatu konflik. Cobalah ambil jarak dulu, supaya Anda bisa menganalisis sesuatu dengan akurat.
10. Miliki rencana
Seperti apa pun dalam kehidupan, persiapkan diri Anda ketika akan bersosialisasi. Biarpun Anda spontan dan pandai beromong kosong, Anda harus punya patokan dalam proses berpikir ketika melakukan percakapan.
Category Article Motivasi
Diberdayakan oleh Blogger.
***GENIUS BRAIN POWER***
Label
- Body Languange (6)
- BRAIN (1)
- KUIS PSIKOLOGI (7)
- Metode Belajar (1)
- Mind power (22)
- Motivasi (41)
- nasehat (2)
- NLP (1)
Arsip Blog
-
▼
2010
(48)
-
▼
Maret
(21)
- percaya gak Orang bodoh VS orang pintar yg menang ...
- Cara Untuk Membuat Seseorang Tersenyum
- tes otak, apakah anda pintar?
- 6 Cara Ampuh Untuk Menjadi Berani
- Memaksimalkan Otak Kanan
- Kisah Anak Bodoh dan Uang Rp. 500
- Tes Untuk Orang Pintar
- Perbedaan antara Fokus Pada Masalah dan Fokus Pada...
- 7 Tips Penting Mengatasi Kritik
- tes otak
- Inilah Kisah Kebodohan Profesor yang Menganggap Ag...
- Perubahan Pasti Datang… Cepat Atau Lambat
- Teka-teki Imam Ghazali Yang Paling Inspiratif
- Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Manusia Saat Tidur
- Cara meningkatkan kemampuan belajar Matematika
- Ciri Orang yang Berpikir Positif:
- Cara Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi
- Teknologi Mata dan Telinga
- Siapakah yang Memberi Kemampuan Otak untuk Meliha...
- KEHIDUPAN DUNIA INI SANGAT SINGKAT
- ۞.YA ALLAH.۞
-
▼
Maret
(21)
