Cari Blog Ini

Your Mind Your Power


1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)

Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai.

Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.


2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)

Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya.

Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.

3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.

Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.

Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.


4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.

Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.


5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)

Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.

Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.


6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita.

Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.

Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya.

Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini.

Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.


THE BRAIN POWER
READ MORE

THE BRAIN POWER

Kemampuan untuk berbicara di depan banyak orang adalah suatu keahlian yang mungkin tidak semua orang miliki. Bagi sebagian orang mengkomunikasikan pesan langsung ide dan gagasan di depan publik adalah sesuatu yang menakutkan yang membuat rasa percaya diri tiba-tiba menghilang begitu saja dari dalam diri. Namun bagi sebagian yang lain tampil di depan panggung bisa jadi suatu hal yang menyenangkan dan bisa memuaskan hasrat yang terpendam dalam jiwa.

Bagi beberapa orang suka atau tidak suka terkadang karena pekerjaan atau jabatan membuat mereka harus berbicara di depan orang. Bagi seorang yang memiliki kedudukan tinggi kemampuan berbicara di depan publik menjadi hal yang penting untuk menunjukkan wibawanya sebagai orang yang memimpin. Bagi pekerja profesional yang bekerja dalam bidang penjualan, kehumasan (public relation), dan pekerjaan yang memang membutuhkan keahlian berbicara di depan umum mau tidak mau kemampuan berbicara di depan orang harus dimiliki.

Kabar baiknya bagi Anda yang ingin meguasai kemampuan berbicara di depan umum, keahlian ini bisa dipelajari dan dilatih layaknya keahlian yang lain. Mungkin di dalam hati Anda mengeluh, “Saya kan tidak memiliki bakat untuk itu.” Tapi percayalah meskipun Anda berbakat tapi kalau Anda tidak berlatih bakat akan menjadi sesuatu hal yang sia-sia, namun bagi siapa saja yang mau untuk terus berlatih jalan untuk menjadi seorang yang mampu berbicara di depan publik akan terbuka.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk menjagi pembicara hebat:

1. Selalu berkomitmen untuk mau belajar – Lihatlah diri Anda atau tanyakan kepada keluarga, kerabat, atau bahkan orang yang baru Anda kenal pada tingkat manakah kemampuan yang telah Anda miliki untuk berbicara di depan banyak orang. Bagi Anda yang merasa masih seorang pemula komitmen untuk mau terus belajar adalah hal yang wajib Anda miliki karena memang ada banyak hal yang betul-betul harus Anda pelajari. Sedangkan bagi Anda yang sudah pada tahapan lanjut atau mungkin seorang yang sudah terbiasa berbicara di depan banyak orang komitment untuk mau belajar harus terus Anda jaga untuk menjaga rasa rendah hati yang akan menjaga pintu pikiran Anda untuk mau menerima kritik dan hal-hal baru.

2. Sepenuhnya menjadi diri sendiri – Rasa percaya diri akan muncul dan selalu hadir dalam diri Anda jika Anda mampu dengan sepenuhnya menjadi diri Anda sendiri. Jika Anda memang seseorang yang suka bercanda tidak ada salahnya untuk memasukkan joke yang menarik dalam pembicaraan Anda, tapi jika Anda memang tidak nyaman dengan tipikal yang suka bercanda jangan paksakan diri Anda untuk menjadi pelawak di atas panggung. Tampilkan kepribadian yang memang membuat Anda nyaman baik itu menjadi seorang yang penuh humor, seorang yang serius, seorang yang hangat, bahkan seorang yang penuh ungkapan-ungkapan kontrovesial pun tidak jadi masalah selama Anda menjadi diri Anda sendiri.

3. Siapkan Formulanya – Ketika Anda berbicara di depan banyak orang tentunya ada maksud yang ingin anda sampaikan. Ada pesan yang harus Anda komunikasikan di depan publik sehingga alur pembicaraan Anda harus diatur sebaik mungkin agar pesan yang Anda komunikasikan dapat diterima dengan baik oleh banyak orang. Buatlah rencana arah pembicaraan Anda. Berikut ini adalah contoh yang umum digunakan:
• Penjelasan tentang isu-isu atau permasalahan yang ada.
• Konsekuensinya kalau kita tidak mengatasi masalah tersebut.
• Penjelasan dari beberapa solusi yang bisa diambil.
• Ajakan untuk mengambil tindakan.

4. Gunakan alat bantu visual – Jika memang diperlukan dan memungkinkan gunakan sebaik mungkin alat bantu untuk memvisualisasikan ide-ide pembicaraan Anda.

5. Tidak hanya keras, suara Anda harus jelas – Pastikan setiap kata yang keluar dari Anda diterima dengan benar oleh pendengar. Meskipun Anda harus bersuara dengan lantang namun Anda bukan sedang marah-marah di sini melainkan harus mengkomunikasikan ide-ide yang harus Anda sampaikan. Suara yang keras dan jelas akan menguntungkan Anda dan juga pendengar Anda. Bagi Anda sebagai seorang pembicara suara yang keras dan jelas akan membantu Anda menarik dan menjaga perhatian orang yang hadir (setidaknya membuat mereka tidak mudah mengantuk), dan juga membantu Anda untuk terhindar dari salah tangkap maksud dari kata-kata yang Anda ucapkan. Sedangkan bagi orang yang menyimak percakapan Anda, suara yang keras dan jelas mempermudah mereka untuk berkonsentrasi menangkap ide-ide yang Anda sampaikan.

6. Bersemangatlah! – Rasa semangat itu menular, maka tularkanlah pada orang yang sedang mendengarkan Anda agar mereka terus bersemangat mendengarkan ide-ide yang Anda sampaikan.. Buatlah diri Anda memiliki hasrat yang dalam untuk menyampaikan ide-ide yang ingin Anda bicarakan. Semangat yang Anda miliki mampu meningkatkan rasa percaya diri di depan banyak orang. Jika materi yang harus Anda bawakan kurang menarik minat Anda sendiri, berusahalah mencari cara untuk mengubahnya agar cocok dengan gaya Anda.

7. Buat cerita Anda hidup – Bagi kebanyakan orang dalam memproses informasi akan lebih nikmat dicerna jika disampaikan dalam bentuk sebuah cerita yang hidup. Dengan sebuah cerita dengan mudah pendengar Anda untuk membayangkan ide-ide yang Anda komunikasikan ke dalam pikiran mereka. Terlebih lagi jika cerita yang Anda ungkapkan adalah cerita dari pengalaman pribadi Anda sendiri, ini akan membuat mereka lebih mempercayai apa yang Anda ucapkan.

Itu tadi 7 tips menjadi pembicara hebat yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan keahlian Anda berbicara di depan umum. Latihlah 7 hal tersebut dan praktekanlah. Semakin banyak Anda berlatih dan melakukannya semakin mudah bagi Anda untuk berbicara di depan banyak orang, kalau kata pepatah “practice is the mother of skill.”

Semoga 7 tips menjadi pembicara hebat ini bermanfaat bagi Anda.

Read more: http://www.sebuahtips.info/7-tips-menjadi-pembicara-yang-hebat#ixzz1aI5E7Zrv
Under Creative Commons License: Attribution Share Alike
READ MORE

my brain is my best computer EVER!


Dengan semakin berkembangnya teknologi di dunia ini, ada semakin banyak orang yang pada akhirnya terjebak dengan segala penemuan dan kemajuan yang ada…

Ya, anyway, saya bukan orang yang benci dengan teknologi….saya malah sangat menyukai teknologi…

Nmaun terkadang, saya sendiri pun kadang merasa tidak pede kalau saya belum disupport dengan satu alat yang menurut saya cukup akan sangat membantu saya dalam mengerjakan segala pekerjaan saya. Hingga satu hari, saya mengalami kekecewaan dengan segala alat yang telah saya beli yang saya kira pada awalnya akan sangat membantu saya.

Biar bagaimanapun juga, saya pada akhirnya harus menyadari bahwa yang namanya alat hanyalah sebuah alat..tidak lebih dari pada itu!
biar bagaimanapun juga, alat tidak akan pernah berfungsi dengan baik jika tidak didukung dengan komputer super power yang benama OTAK!

Itu benar…sangat benar…karena perlu untuk diingat, alat diciptakan hanya untuk MEMBANTU pekerjaan menjadi lebih ringan…namun otak bertugas untuk MENCIPTAKAN segala karya tersebut…mendesign rancangan yang diperlukan serta membantu kita untuk mewujudkan segala ide tersebut.

Terima kasih otakku…terima kasih……
Maafkan aku jika selama ini aku tidak pernah menghargai segala kerja kerasmu….
Aku mencintaimu…..aku menyayangimu.

READ MORE

3 modalitas belajar

Umumnya terdapat 3 modalitas belajar seseorang,yaitu :

“modalitas visual, auditori atau kinestetik (V-A-K). Walaupun masing2 dari kita belajar dengan menggunakan ketiga modalitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya”.

Lihat diri anda termasuk yg mana dan lihat cara belajarnya di bawah ini

1. Visual (belajar dengan cara melihat)

Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.

Ciri-ciri gaya belajar visual :
  • Bicara agak cepat
  • Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
  • Tidak mudah terganggu oleh keributan
  • Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
  • Lebih suka membaca dari pada dibacakan
  • Pembaca cepat dan tekun
  • Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
  • Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
  • Lebih suka musik dari pada seni
  • Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :
  1. Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
  2. Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
  3. Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
  4. Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
  5. Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.

2. Auditori (belajar dengan cara mendengar)

Lirikan kekiri/kekanan mendatar bila berbicara, berbicara sedang2 saja. Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.

Ciri-ciri gaya belajar auditori :
  • Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri
  • Penampilan rapih
  • Mudah terganggu oleh keributan
  • Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
  • Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
  • Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
  • Biasanya ia pembicara yang fasih
  • Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
  • Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
  • Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual
  • Berbicara dalam irama yang terpola
  • Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :
  1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.
  2. Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
  3. Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
  4. Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
  5. Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.

3.Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)

Lirikan kebawah bila berbicara, berbicara lebih lambat. Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.

Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :
  • Berbicara perlahan
  • Penampilan rapih
  • Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
  • Belajar melalui memanipulasi dan praktek
  • Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
  • Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
  • Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
  • Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
  • Menyukai permainan yang menyibukkan
  • Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
  • Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:
  1. Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
  2. Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya (contohnya: ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek sesungguhnya untuk belajar konsep baru).
  3. Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
  4. Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
  5. Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik.
Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anda. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajar anda, anda dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda.

Bagaimana dengan gaya belajar Anda?
READ MORE

Rahasia Mendapatkan Rasa Percaya Diri Dalam Hitungan Detik

Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri anda dalam jangka panjang, namun terkadang kita juga memerlukan langkah-langkah meningkatkan rasa percaya diri dalam waktu singkat. Anda rasanya tak bisa berjalan menuju sebuah pertemuan penting sambil membaca buku panduan mengenai kepercayaan diri, atau menelepon mentor anda pada menit-menit terakhir. Jadi dibawah ini saya mencoba mensharingkan kepada anda beberapa tips yang dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat dalam hitungan detik :
1. Tersenyum
Tersenyum merupakan tips 1 detik jika anda merasa gugup dan tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika anda merasa senang dan percaya diri, sebaliknya anda bisa tersenyum untuk membuat diri anda merasa lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir tidak mungkin anda merasa tidak enak ketika anda tersenyum.
Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat anda merasa lebih baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah anda, membuat anda merasa nyaman dengan diri anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika anda tersenyum.

2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda
Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di dalam ruangan. Berikan senyum anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas senyuman anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa anda percaya diri. Menatap sepatu anda atau meja mendorong perasaan anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai anda, atau orang-orang yang menghadiri presentasi anda.
“Kontak mata membantu anda untuk menghilangkan rasa takut jika anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan anda dengan lawan bicara anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata juga membantu menarik minat lawan bicara anda.” 

3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda
Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik, pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri anda merupakan kunci untuk memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri anda menjadi teman pendukung yang paling mengenal anda dan mengetahui bakat anda, serta menginginkan anda untuk mencapai yang terbaik.

4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain
Terlepas dari situasi yang membuat anda mengalami krisis percaya diri, anda bisa membantu diri anda sendiri dengan berpegang pada standar yang anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan anda, dan sekeras apa pun anda mencoba, anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut anda gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada standar yang anda miliki, bukan pada standar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan standar-standar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; anda tidak harus menerima nilai dan standar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar anda menerimanya.

5. Tampillah Serapih Mungkin
Meskipun anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke kamar mandi untuk memastikan anda tampil rapih. Sisirlah rambut anda, cucilah muka anda, perbaiki riasan wajah anda, luruskan kerah anda, pastikan tidak ada sisa makanan pada gigi anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa percaya diri terhadap penampilan anda dan rasa takut anda terhadap penampilan anda.

”Sempurnakan penampilan fisik anda; sudah merupakan fakta bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang penting, penampilan fisik anda menentukan impresi orang terhadap diri anda.” 

6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak
Jika anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa meningkatkan rasa percaya diri anda (anda juga bisa melakukan meditasi selain berdoa). Langkah ini membantu anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh doa, namun anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan anda:
“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku. Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” 

7. Reka Ulang
Jika sesuatu terjadi diluar dugaan anda, hal ini cukup mudah menggoyahkan rasa percaya diri anda. Mungkin anda menumpahkan minuman anda, terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang ingin anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif. Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.

8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya
Jika anda tidak yakin dengan apa yang harus anda lakukan, temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu anda untuk terus maju. Hal ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta, memperkenalkan diri anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai anda untuk menunjukkan pengetahuan anda terhadap industri dan perusahaan mereka.
Mulailah bertindak meskipun anda tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang seharusnya anda lakukan. Bergeraklah menuju sasaran anda. Koreksi diri anda di lain kesempatan.

9. Bicaralah Perlahan
Sebuah tips sederhana agar anda terlihat atau menjadi lebih percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika anda bicara terlalu cepat, anda akan merasa tidak enak karena anda sadar anda bicara terlalu cepat. Bicara perlahan memberi anda kesempatan untuk memikirkan apa yang anda akan katakan selanjutnya. Jika anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna apa yang anda katakan.

Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat, karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak didengarkan.

10. Ikut Ambil Bagian
Pernahkah anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah anda pergi bersama teman-teman anda di malam hari dimana teman-teman anda berbincang dengan gembira sementara anda hanya duduk dan menatap minuman anda? Kemungkinan yang terjadi adalah anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan mungkin saja anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun situasi anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun anda merasa tidak banyak yang bisa anda katakan, pikiran dan perspektif anda sangat berharga bagi orang-orang di sekitar anda.

Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih percaya diri mengutarakan pikiran anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin oleh rekan-rekan anda.
READ MORE

Diberdayakan oleh Blogger.